Lambang Tarung Derajat

Lambang Tarung Derajat

Minggu, 28 Agustus 2011

Mengenal Dekat AA Boxer

haia Mengenal lebih dekat AA Boxer

Hmmm...Ane sempet liat di History Channel ada acara ttg beladiri yang judul nya Human Weapon. Sempet seneng ada episode tentang pencak silat...yang disayang kan tnyata pencak silat liputannya di lakuin di Malaysia...sempet kecewa juga sih gan tapi untung disini ada bela diri laen yang asli Indonesia....
Mohon ijin buat share ya gan

namanya "Tarung Drajat/Boxer" nah mungkin kalo denger bela diri ini anda sekalian mungkin belum terlalu tahu atau malah tidak pernah tahu nah sekarang saya pengen kasih tau deh tentang bela diri ini dengan lengkap cekidot!

Sejarah Bela Diri Tarung Drajat: Mari mengenal profile pendirinya dulu

nama asli nya adalah Guru Haji Achmad Dradjat, beliau lahir dari pasangan Bapak dan Ibu H.Adang Latif dan Hj.Mintarsih pada tanggal 18 Juli 1951 di Garut, Bandung. beliau mulai dipanggil dengan sebutan "Aa Boxer" dan kini bergelar “SANG GURU TARUNG DERAJAT”


Berawal dari pengalaman yang tidak menyenangkan dan perjuangan hidup yang keras, AA Boxer panggilan akrab dari Drs. Achmad Drajat selalu mencoba untuk mempertahankan diri dari segala bentuk perkelahian yang kerap dialaminya pada masa muda dahulu.

Memang menurutnya pada tahun 1960 an, di lingkungan tempat tinggalnya, AA Boxer sering mendapat tekanan-tekanan yang pada akhirnya terjadi bentrokan secara fisik. Tempat tinggalnya yang terbilang rawan pada masa itu, selalu menjadi tempat perkelahian antar kelompok, bahkan dirinya menjadi ikut terlibat, bukan AA Boxer yang memulai, tetapi timbul dari keadaan yang terpaksa.

Pengalaman hidup yang selalu tidak menyenangkan ini telah membekas pada dirinya. "Dari bosan kalah itulah timbul niat untuk menciptakan beladiri", Akhirnya ia mencoba menciptakan teknik-teknik beladiri yang praktis untuk dapat mengangkat kembali kehormatan dirinya agar tidak selalu menjadi bulan-bulanan lawannya yang bertubuh besar.

Setelah ditelaah ternyata dalam perkelahian yang selalu dialaminya, ia menemukan 4 unsur gerakan, yaitu memukul, menendang, menangkis/mengelak dan membanting. Dalam benaknya timbul, "Kalau ingin menang dalam berkelahi harus mempunyai cara untuk memukul, menendang, menangkis/mengelak, dan membanting sendiri yang tidak dimiliki oleh orang lain".

Dari sini diproses, karena pada dasarnya tangan dapat digerakkan secara alamiah sesuai dengan fungsi dan kebutuhannya. Semangat dan ketekunan telah membentuk dirinya menjadi mahir untuk membela diri.

Kematangan dalam beladiri semakin bertambah tatkala ada orang yang dengan sengaja ingin mencoba dan mengajak beradu fisik. Bahkan memberanikan diri untuk melindungi orang yang merasa tertindas atau disakiti oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Sejak itu, beberapa pemuda berdatangan ingin mempelajari ilmu beladiri yang dimilikinya. Pada saat inilah panggilan dan julukan AA BOXER mulai melekat pada dirinya. Awalnya, AA Boxer tidak berkeinginan untuk mengajari orang untuk beladiri. Ia menciptakan beladiri hanya untuk dirinya sendiri dan tidak mempunyai jurus/gerakan yang baku, tetapi karena beberapa orang tetap memaksa untuk diajarkan beladiri, mulailah mereka diberikan pelajaran ilmu beladiri hasil jerih payahnya. Ini terjadi pada tahun 1968 yang pada saat itu, AA Boxer baru berusia 18 tahun.

Bela diri alamiah "Tarung Derajat murni hanya mengolah fisik saja !", tegasnya. Diakuinya, memang tidak ada unsur mistik yang digunakan untuk menambah kekuatan. Berlatih fisik secara rutin dengan suatu teknik yang sudah diramu dan disesuaikan dengan teknik beladiri ciptaannya, namun tidak bertujuan untuk membentuk badan seperti atlet binaraga.

Berlatih fisik untuk beladiri berarti juga berlatih napas, dan ini terjadi secara alamiah, tidak ada latihan pernapasan secara khusus. Memang dianjurkan kepada para anggotanya untuk selalu menyempatkan diri berlatih fisik dan teknik setiap hari selama 1 sampai 2 jam. Karena menurutnya untuk membentuk fisik menjadi kuat, otot dan daging menjadi pejal memerlukan latihan yang keras, disiplin yang tinggi dan dilakukan terus-menerus, sehingga diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, kekuatan dan percaya diri menjadi meningkat.

Kita Masuk ke Bela Diri Tarung Drajat

tingkatan di Bela diri ini adalah
PUTIH > HIJAU > HIJAU strip 2 > BIRU > BIRU strip 2 > MERAH >MERAH strip 2 > HITAM (kalo sabuk item keatas namanya "zat") sama dengan bela diri lainnya Tarung Drajat juga ada UKT(Ujian Kenaikan Tingkat)nya. Pertama2 para peserta UKT harus di suruh lari dulu gan nah abis disuruh lari para peserta bakalan di uji teknik2 yang udh mereka pelajari

 
Sekarang Ane Mau ksh tau anda tentang salah satu keunikan dari bela diri ini yaitu dalam Kostumnya/Seragamnya

kostum yang mereka pakai ini berbeda2 disetiap tingkatannya, pada sabuk PUTIH - HIJAU strip 2 mereka memakai baju lengan panjang. Pada sabuk BIRU - HITAM mereka mempunyai 2 pilihan yaitu baju lengan pendek atau baju lengan ga panjang ga pendek yang dalam pemilihan itu ada keunikan tersendiri


Liat baju lengannya ada yang panjang ama yang pendek, nah kalo pilih yang pendek artinya kita harus wajib dan siap mengikuti tarung(fighting) di setiap saat maka dari itu mereka yang memakai baju lengan pendek disebut "PETARUNG" nah kalo memilih baju ga pendek ga panjang,mereka ga wajib mengikutin tarung (fighting) tapi mereka harus wajib mengetahui teknik2 yang ada jadi sama2 berat

nah ada lagi nih keunikan dari bela diri ini kalau setiap diperintah oleh pelatih (ex: duduk gerak,bubar jalan,berdiri gerak) nah setelah diperintah begitu mereka harus mengucapkan "BOX" nah baru de dilakuin

dalam bela diri ini mempunyai moto yang memang keren dan patut diikuti yaitu

"Kami Ramah Bukan Berarti Takut Kami Tunduk Bukan Berarti Takluk"

sumber: http://satriasputra.blogspot.com/201...ng-drajat.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar